Sekolah Internet KIM di Mamasa Menuju Sulbar Digital 

  • Aug 28, 2025
  • Silpanus

 

KIM- KAREBA BUSSU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sulbar menggelar Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Seter KIM) Provinsi Sulbar, Villa The Breeze, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (28/8/2025). 

Kegiatan tersebut digelar dengan tema, "Menuju Sulawesi Barat Digital yang Akan, & Memberdayakan serta Informatif" Yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hj. St. Suraidah Suhardi, Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman,Plt.Diskominfo Sulbar, Muh. Ridwan Jafar juga jajaran Diskominfo Mamasa, Guru, Tokoh Agama, Konten Kreator serta sejumlah pengurus KIM di Kabupaten Mamasa. 

Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman. Agenda yang berlangsung merupakan hal yang sangat positif sebab menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

"Informasi yang saya dapatkan baru kali ini kegiatan digelar, kendati hal ini Ibu Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraida sudah mengintervensi ini sejak 2022, lewat kegiatan ini semoga bisa dikembangkan agar masyarakat tau cara menggunakan Medsos dengan beretika, sesuai Falsafa Mamasa, Sitayuk, Sipakasalle, Sirande Maya-maya, " Tuturnya. 

Wakil Bupati juga menyampaikan. Yang perlu dijaga adalah bagaimana tetap mengedepankan kearifan lokal Mamasa sehingga dalam menggunakan internet tetap beretika dan aman.

Plt Komdigi Sulbar, Muh. Ridwan Ja'far. Sekarang kita hidup. di era digital interaksi manusia mengalir cepat. Satu hal ada pemberdayaan, namun sisi lain ada kesenjangan akses seperti kejahatan. 

"Sehingga memang perlu ada literasi, masih ada 30% wilayah kita Blank Spot, sekarang melalui kebijakan Gubernur akan diperhatikan hal itu. 

Lanjut Kadis, mohon dukungan Bu Wakil Ketua DPRD Sulbar agar program yang dilakukan tetap dapat berjalan, Mudah-mudahan kehadiran peserta dapat menjadi penyaring informasi buat masyarakat. Tahun depan sangat diharapkan boleh bertambah jumlah KIM yang ada, sehingga KIM bisa menjadi penangkal informasi negatif di masyarakat. 

(Red-Kareba Bussu)