SPPG Balla Siap Beroperasi, Sekolah Penerima Program MBG Telah Teken MUO

  • Jan 07, 2026
  • Silpanus

MAMASA, KIM Kareba Bussu- Memastikan progres realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah segera berjalan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Balla telah teken Memorandum of Understanding (MOU) dengan pihak sekolah. 

Kepala SPPG Balla, Imanuel Deppalanna menjelaskan. Berapa sekolah yang masuk wilayah cakupan SPPG Balla  saat ini meliputi 10 sekolah yang telah teoen MOU, terdiri dari jenjang TK/SD/SMP/SMA dan kedepannya jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan berjalannya operasional SPPG.

Lanjut Imanuel, adapun sekolah yang masuk dalam cakupannya yakni, SD Negeri 006 Koki, SMP Negeri 1 Balla, SMA Negeri 1 Balla, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah yang telah ditetapkan

"Semua sekolah ini telah melalui proses pendataan dan koordinasi bersama pihak sekolah bahkan telah teken MOU dan ditargetkan SPPG Balla beroperasi, di Januari ini, ”tutur Kepala SPPG Balla, " Rabu (7/1/2026). 

Imanuel menyampaikan, jumlah siswa yang menjadi sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah SPPG Balla adalah sekitar 1000 siswa untuk operasional perdana kami nantinya dan jumlah sasaran tersebut juga kedepannya akan terus bertambah secara bertahap. 

Menurut Kepala SPPG Balla, dalam seminggu MBG disalurkan merujuk pada penyaluran MBG tahun sebelumnya dilakukan sebanyak 5 kali dalam satu minggu ke sekolah berdasarkan disesuaikan dengan kalender belajar namun karena ada regulasi baru di tahun ini maka kedepannya penyaluran MBG akan dilakukan sebanyak 6 kali dalam seminggu.

Soal Bagaimana SPPG memastikan keamanan makanan untuk siswa kata Imanuel, harus diketahui bersama keamanan makanan menjadi prioritas utama SPPG Balla dan tentu SPPG tidak ingin senyum anak-anak  kian memudar karena rasa takut terhadap resiko keamanan makanan, oleh karena itu SPPG memastikan hal tersebut melalui beberapa langkah, yaitu:
1. Pemilihan bahan pangan yang segar dan layak konsumsi,
2. Proses pengolahan makanan dilakukan sesuai standar kebersihan dan higiene,
3. Pengawasan langsung sebelum makanan didistribusikan ke sekolah, serta
4. Koordinasi dengan tenaga yang memahami standar keamanan pangan.

Sementara Kepala Sekolah Dasar Negeri 006 Koki, Desa Balla, Cory. D mengungkapkan. Setelah melakukan telen MOU dengan pihak SPPG tentunya memberikan harapan baru ke sekolah dan siswa sehingga akan semakin memotivasi bagi peserta didik untuk kesekolah terlebih lagi membantu dalam pemenuhan gizi anak. 

"Kami sangat mengapresiasi program ini dari pemerintah dan kiranya tetap berlanjut demi masa depan generasi kita, " Ungkapnya di ruang kerjanya. 

Sementara sala-satu siswa SDN Koki, Glesia menyampaikan ungkapan terimakasih ke Bpk. Presiden Prabowo Subianto yang telah peduli kepentingan anak sekolah. 

"Kami berharap Presiden tetap sehat sehingga program ini terus berlanjut dan kami semakin bersemangat untuk ke sekolah, " Ungkap Glesia.

(HN/KIM Kareba Bussu)